Langsung ke konten utama

Pelihara Reptil Menjadi Tren dan Hobi Baru Dimasa Pandemi

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Hobi memelihara binatang reptil saat ini telah menjadi sebuah tren baru di masyarakat kota.

Banyak yang menganggap bahwa bersahabat dengan binatang adalah sesuatu hal yang sangat menyulitkan dan menakutkan. Terlebih, jika binatang tersebut adalah dari kalangan reptil seperti ular, biawak, kura-kura dan sebagainya. Namun, perkembangan tren saat ini telah membuat anggapan bahwa reptil yang mulanya menakutkan menjadi hal yang justru menarik perhatian.

Mulanya tren reptil sebagai peliharaan hanya berkembang di kalangan penghobi saja. Namun, semenjak masa pandemi covid-19 ini, perkembangan peminat reptil meningkat pesat. Hal ini dapat terlihat dari munculnya berbagai akun pencinta reptil di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya, Dimas Wahyu pangestu (21), adalah salah satu pencipta reptil yang bertempat tinggal di kota Bandarlampung.

Mencintai reptil sejak duduk dibangku kelas tiga tingkat Sekolah Dasar, Dimas memulai hobinya dengan memelihara reptil jenis kadal kebun seperti bunglon Surai, kadal langit ular kadut dan lainnya.

"Saya dulu sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta MMA 4 Sukabumi, jadi setelah pulang sekolah biasanya dulu saya dan teman-teman mencari kadal dan ular kadut untuk dimainkan dan dipelihara," Ujarnya, Sabtu (30/1)

Hingga sampai saat ini, jenis reptil yang berhasil dipelihara oleh Dimas diantaranya, kura kura Brazil, kura-kura pipi putih, ular terbang, ular pucuk, pipe snake, kobra Jawa, kobra Sumatra, ular cincin emas, phyton curtus, phyton reticulatus, ular jali, ular kadut bakau, iguana, dan ular tali picis.

Didalam wawancaranya, Dimas mengaku pernah mendapatkan beberapa kendala dalam memelihara reptil berjenis ular.

"Ketika ular tersebut setres, ular akan menjadi galak, dan ketika ular setres juga bisa menyebabkan ular mogok makan hingga dapat menyebabkan kematian, lalu ada beberapa jenis ular yang apabila ular tersebut setres dapat membunuh dirinya sendiri," Ungkapnya

Tren yang dimiliki oleh reptil ini tentunya semakin menarik minat masyarakat untuk mulai mengadopsi reptil sebagai hewan peliharaan. Untuk kalangan pemula ini, Dimas pun tak lupa memberikan tips-tipsnya.

"Cara perawatan untuk ular ini gampang gampang susah, awalnya harus tentukan dulu jenis ular yang mau dipelihara. Kemudian setting kandang sesuai dengan ular yang ingin dipelihara, karena ular itu ada banyak jenisnya, misalnya ada ular alboreal, Ular alboreal itu ular yang menghabiskan waktunya di atas pohon membutuhkan kandang yang agak tinggi nah, ada juga ular yang aquatic jadi ular Aquatic ular yang hidupnya di air jadi buat lah settingan kandang sesuai dengan habitatnya," Ujarnya.

"Selain itu, kebersihan kandang, pemberian makan, pemberian minum. Memandikan ular, dan menjemur ular. Karna reptil kan hewan berdarah dingin yang gak bisa menghasilkan panas menggunakan tubuhnya sendiri. Jadi untuk melancarkan metabolisme agar lancar dan tidak terganggu, kira perlu menjemur ular diwaktu pagi antara jam 9 sampai dengan jam 11 waktu penjemuran sendri tergantung dari jenis ular apa yang akan kita dijemur biasanya saya menjemur ular 10 sampai 15 menit," tandasnya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

257x Dibaca

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...