Langsung ke konten utama

Masker Organik Berbahan Alami, Hasil Produksi Dosen Itera.

#bisnispubliklampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Masker organik adalah masker wajah yang menggunakan 100% bahan alami. Berbeda dengan masker biasa, masker organik tidak menggunakan tambahan bahan kimia. Semua bahannya berasal dari alam sehingga tidak menjadi racun pada tubuh.

Belakangan ini, menggunakan masker organik tengah menarik perhatian masyarakat milenial. Manfaat yang didapatkan hasil menggunakan masker tersebut cukup luar biasa bagi kulit wajah. Hal tersebut mendorong salah satu dosen Fakultas Sains, Program Studi (Prodi) Teknologi Kosmetik, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Tikarahayu Putri, S.Pd.,M.Si untuk memproduksi masker organik tersebut.

#bisnispubliklampung

Bermula dari keinginan Tika yang ingin tetap bisa melakukan perawatan kulit wajah walaupun dalam keadaan menyusui. Awalnya ia melakukan perawatan menggunakan putih telur, beras kencur yang di blender atau masker tomat yang setelahnya disimpan di kulkas, namun masker tersebut tidak akan bertahan lama karena disimpan dalam keadaan berair. Akhirnya Tika berinisiatif untuk mencoba membuat masker yang lebih tahan lama dengan metode pengeringan.

Tika mengungkapkan, keinginannya untuk melakukan pemasaran terhadap produk hasil olahannya muncul disaat ia melihat di media sosial lebih banyak remaja yang tertarik akan produk-produk personal care, termasuk masker kecantikan.

"Saya memantau sosial media, remaja sekarang lagi senang dengan produk personal care dimana bisa memakai masker. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba di pasarkan dan alhamdulillah di terima di costumer saya." Ujarnya, selasa (19/1)

Bisnis yang bermula sejak pertengahan Desember 2020 ini dalam proses pembuatannya Tika mengadukan bahwa terdapat beberapa kendala, diantaranya pada proses pengeringan, dan dalam menentukan perbandingan komposisi campuran. Sehingga proses produksi bisa memakan waktu 2 sampai 3 hari.

"Karena berbahan dasar beras, paling kendalanya di proses pengeringan ketika matahari tidak bersinar terang. Selain itu, dalam menentukan perbandingan komposisi campurannya  sampai ketemu tekstur yang gak mudah hancur ketika maskernya kering. Harus di uji coba berkali-kali perbandingan campurannya, sehingga dalam proses produksi nominalnya memakan waktu hingga 2 sampai 3 hari." Pungkasnya.

Masker produksi yang diproduksi oleh Tikarahayu dipasarkan secara online melalui E-commerce (Shopee), akun Instagram 'Ukhtea.clo' dan melalui WhatsApp.

Masker by Tikarahayu ini dibandrol dengan harga terjangkau. Masker ini memiliki berbagai varian dan manfaat, diantaranya,

• Daun kelor, untuk menyamarkan noda hitam, merawat wajah dari jerawat, komedo, dan bruntusan. Mengecilkan pori pori. Daun kelor memiliki efek antimikroba.

• Coklat, Sebagai sumber nutrisi dan antioksidan, melembabkan kulit, mencerahkan wajah. Coklat memiliki kandungan flavonoid yang cukup tinggi.

• Susu, bermanfaat untuk membersihkan wajah, mencerahkan wajah, mencegah kerutan, dan melembabkan kulit

• Charcoal, Mengangkat minyak di wajah, membersihkan pori-pori sehingga bisa mencegah jerawat dan komedo, dan detoksifikasi kulit.

Namun, Tika juga menyampaikan kepada pemilik kulit wajah yang rentan terkena alergi, harus berhati-hati dalam penggunaannya.

"Nah, mungkin sedikit untuk catatan. Ada beberapa orang yang memiliki riwayat alergi. Itu yang tau dari pihak si penggunanya ya. Karena hanya mereka sendiri yang tau kondisi tubuh mereka alerginya tehadap apa." Ungkapnya

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

254x Dibaca

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...