Langsung ke konten utama

Bakat Diwarisi Dari Sang Ayah, Eva Bertekad Cabor Renang Bawa Pulang Emas di PON XX Papua 2021

Tokoh

Bandar Lampung - publiklampung.com --  Nama Musarofah (52) atau yang biasa dipanggil Eva sudah tidak asing lagi sebagai pelatih renang di bumi Ruwa Jurai, Lampung, bahkan di Kancah nasional.

Wanita kelahiran 27 Januari 1969 ini mengenal dunia renang sejak masih kecil, hampir setiap hari Eva selalu diajak ke kolam renang untuk berlatih bersama saudara-saudaranya. Adalah Djuhriansyah atau lebih dikenal dengan Pak Djuju sosok pelatih yang juga Ayah Kandung Eva menempa Dia dan saudaranya hingga menjadi atlet renang nasional.

Tokoh

“Ayah saya adalah pelatih renang profesional di Lampung, sehingga hampir setiap hari kami sekeluarga diajaknya ke kolam renang, dari situlah saya belajar dan akhirnya renang menjadi tidak terpisahkan dari hidup saya,” Ungkapnya.

Puluhan prestasi telah diraih oleh Eva, selain cabang olahraga (cabor) renang kolam, atlet multi talenta ini telah menyumbangkan 1 medali emas dan 2 medali perak pada (cabor) selam tahun 1985 di Jakarta serta beberapa prestasi yang ditorehkan saat mengikuti beberapa pertandingan renang di Asia Tenggara.

Tokoh

“Saya tiga kali mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan semua berbeda cabor, diantaranya tahun 1981 dapat 1 perunggu cabor renang. Tahun 1985 dapat 1 emas dan 2 perak cabor selam dan tahun 1989 cabor panahan, serta saya juga pernah mengikuti pertandingan renang di Malaysia tahun 1979,Thailand tahun 1980, Filipina tahun 1981, dan Singapura tahun 1982” Ujarnya.

Eva akhirnya fokus ke dunia renang dari tahun 1994 sampai sekarang sebagai pelatih renang di Klub Renang Jaka Utama dan saat ini dipercaya sebagai pelatih tim renang Lampung yang akan berlaga di PON XX 2021 di Papua nanti. 

“Saya prihatin dengan cabor renang di Lampung, sudah lama kami puasa medali di ajang PON, sejak 2008 di Kaltim. Harapannya atlet renang Lampung bisa memboyong Emas kembali pada PON XX yang akan digelar di Papua pada Oktober 2021 Nanti,” Pungkasnya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

1394x Dibaca

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...