Langsung ke konten utama

KOI Lampung Club (KLC) Gelar Musda Pertama


publiklampung.com(Bandar Lampung) - Koi Lampung Club (KLC) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke I, Sabtu (21/11) yang di gelar di Woodstair Cafe, Bandar Lampung.

Musda I KLC ini dihadiri oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan  Provinsi Lampung,  Febrizal Levi Sukmana serta puluhan pengurus dan anggota KLC.

Dalam sambutannya, Ketua KLC periode 2020-2022, Sigit Haryoto menyampaikan bahwa KLC telah resmi menjadi bagian dalam Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) dimana KLC memiliki visi dan misi yang akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung.



"KOI Lampung Club (KLC) telah mendaftarkan diri dalam Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI), KLC juga memliki visi untuk memajukan perekonomian Lampung di bidang perikanan agar terciptanya Lampung berjaya. Sedangkan misi dari KLC adalah menjalin silaturahmi antar anggota dan pecinta ikan koi di seluruh Provinsi Lampung" Ungkapnya.

Dalam sambutannya pula, Sigit menekankan bahwa ikan koi ini merupakan aset bisnis yang layak diperhitungkan sejauh kita merawat dengan sangat baik.

"Ikan koi ternyata merupakan aset penghidupan bagi orang yang menekuninya, dengan perawatan yang baik dan tekun dapat memberikan penghasilan yang baik, oleh karena itulah yang menjadi pokok dari para penghobi, pecinta, dan breeder ikan koi". Pungkasnya

Disisi lain, sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, menyampaikan bahwa Musda merupakan rangkaian kegiatan evaluasi dan pengembangan organisasi dimana harapannya para pecinta koi ini dapat terus maju dan bersinergi baik dengan pemerintah maupun instansi lain.

"Musyawarah daerah  (Musda) merupakan sebuah rangkaian kegiatan untuk ajang evaluasi dan pengembangan dalam setiap organisasi, demikian untuk para pecinta koi diharapkan dapat bersinergi baik dengan pemerintah Provinsi Lampung, seperti yang kita ketahui bahwa ikan hias khususnya ikan koi ini memiliki corak dan warna yang bagus sehingga memiliki prestise tersendiri, semoga dengan Musda ini para pecinta koi dapat terus maju dan berkembang" Ucapnya.

Acara diakhiri dengan pemasangan pin oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung sebagai tanda dikukuhkannya pengurus KLC periode 2020-2022.

Editor : Ikol Moko
Reporter : Rio Budi
Released © publiklampung.com

415x Dibaca

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...