Langsung ke konten utama

UMITRA Gelar Janji Kepaniteraan Profesi Perawat Angkatan XVI Secara Semi Daring



publiklampung.com(Bandar Lampung) - Janji kepaniteraan program pendidikan profesi keperawatan (Ners) sekaligus pembukaan program pendidikan Ners angkatan 16, Umitra Indonesia digelar di Gedung B.3.5, Universitas Mitra Indonesia yang beralamat Jl. Z. A. Pagar Alam No.7 Gedung Meneng Rajabasa Bandar Lampung, kamis (8/10).

Karena kondisi saat ini sedang mengalami pandemi covid-19 sehingga kegiatan dilakukan secara semi daring, pengukuhan hanya dihadiri oleh 8 perwakilan mahasiswa baru sedangkan mahasiswa yang lain mengikuti secara virtual via Zoom.



Sejumlah 101 mahasiswa mengucapkan janji kepaniteraan program pendidikan profesi keperawatan sekaligus pembukaan program pendidikan profesi Ners di hadapan rektor Universitas Mitra Indonesia, Dr. Ir. Hj. Armalia Reny Madrie AS.,MM yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor 3 Umitra Indonesia, Armen Patria.,S.Kp.,MM.,M.Kes.

Dekan fakultas Kesehatan Umitra Indonesia, Ach. Djamil.,MM.,M.Kes, menyebutkan, “Dengan meningkatnya derajat kesehatan, baik individual atau masyarakat, sistem layanan kesehatan harus memberikan kepuasan tatkala memberikan pelayanan terbaik berdasarkan standar mutu”.

Hal lain, yang disampaikan Ach. Djamil yaitu tujuan sistem pelayanan kesehatan salah satunya bisa menghadirkan keadilan. Tiga indikator profesional terkait dengan program profesi ners adalah; Kompetensi, good ethics, dan approval.
Kompetensi menurut mantan kepala dinas kesehatan Lampung Timur ini, berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, fisik, dan mental. Lalu good ethics, terkait dengan perilaku yang sesuai dengan profesi yang dijalankan. Untuk approval, terkait dengan pemerintah atau publik.

“Berapa pun kita memiliki tanda sertifikat, jika pengakuan masyarakat tidak kita dapatkan menjadi hal yang kurang bermanfaat,” ujar Ach. Djamil dalam pengarahannya.

Sesuai laporan Ketua program pendidikan profesi Ners, Ns. Budi Antoro, S.Kep.,M.Kep, Program pendidikan Profesi ini sudah dimulai pada tgl 28 September dengan kegiatan sosialisasi tentang program pendidikan Profesi, ujian pra klinik di laboratorium fakultas kesehatan dilajutkan Pelatihan BHD (bantuan hidup dasar) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya mahasiswa sedang menunggu izin untuk melakukan praktik pada lahan - lahan yang akan digunakan yaitu RSUD Abdul Moeloek, RS Daerah Jiwa Propinsi Lampung, RS DKT, RSU A.Dadi Tjokrodipo, RS Urip Sumoharjo, Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung &  Panti Tresna Werdha Gerontik Natar (rls/*)


Editor : David B
Reporter : Jaka Permadi
Released © publiklampung.com 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...