Langsung ke konten utama

Operasi Patuh, Polresta Bakal Terapkan Tilang Elektronik

 


publiklampung.com(Bandar Lampung) -- Satlantas Polresta Bandar Lampung bakal terapkan tilang elektronik, pada gelaran operasi patuh Krakatau 2019, yang dimulai pada 29 Agustus hingga 11 September 2019.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini mengatakan diterjunkan sekitar 75 personil dari Satlantas, intelejen, hingga bagian pegawasan (Propam) dalam operasi tersebut. Ditegaskan juga, tak ada transaksional, hingga titip denda tilang, semua harus berbasis elektronik. Komposisi operasi yakni, 60% penindakan, 20% upaya preemtif, dan 20% preventif.


 

"Kita berlakukan E-tilang, denda dibayarkan ke Bank BRI, setelah kita tilang kita kasih nomor Briva, masyarakat berurusan langsung dengan bank, datang ke polisi serahkan  slip, dan barang bukti yang ditilang, akan dikembalikan," ujarnya, Rabu  di Mapolresta saat gladi bersih gelar pasukan operasi tersebut , 28 Agustus 2019.

Reza menambahkan, setidaknya ada tiga titik yang menjadi target operasi patuh tersebut yakni di jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Diponegoro.


"Ada 8 fokus operasi, namun yang lebih spesifik di Bandar Lampung itu, enggak pakai Helm SNI, atau Pengendara R2 R4 dibawah umur, serta Penggunaan safety belt," kata Alumnus Akpol 2006 itu

Terkait maraknya penggunaan HP termasuk GPS yang dipakai pada ojek Online, tentunya bakal ditilang, namun sifatnya kasuistis dan kondisional.

"Kalau dipegang sambil berkendara, dan enggak fokus di jalan, itu kan salah satu dari 8 poin pelanggaran lalulintas, kita tilang," kata mantan Kasatlantas Polres Lampung Selatan itu.

 
Diberitakan sebelumnya, Direktorat Lalulintas Polda Lampung bersama dengan Satlantas Polresta/res bakal menggelar operasi patuh Krakatau 2019. Operasi tersebut bakal berlangsung 29 Agustus hingga  11 September 2019.

Sasaran operasi tersebut, yakni, kelengkapan dan dokumen kendaraan, tak memiliki SIM, melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi dibawah umur. Pengendara dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI.

Penggunaan sabuk pengaman, pengemudi motor/mobil yang menggunakan narkoba/mabuk, dan pengemudi yang berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan, kendaraan angkutan barang untuk mengangkut orang, serta menggunakan alat komunikasi (handphone) saat berkendara.

 
"Yang kita utamakan dari operasi tersebut, yakni R2 tak menggunakan helm SNI, dan R4 tidak pakai safety belt, ini demi keselamatan para pengendara, dan mendorong tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas," ujar Kabagbinops Ditlantas Polda Lampung AKBP Halim, Minggu (25/8/2019).

Komposisi operasi tersebut, yakni 60% penindakan, dan 40 % Pencegahan. Untuk penindakan dibagi menjadi teguran lisan, teguran tertulis, hingga tilang, sedangkan Pencegahan dibagi menjadi 20% preemtif, dan 20% preventif.


"Yang paling utama, setiap personil harus humanis ke pengendara, selama operasi tersebut," katanya.


Pola kerja pun ada yang berbentuk stationer, maupun sistem hunting. Namun belum ditentukan apakah, akan ada sidang tilang di lokasi stationer atau tidak.


"Untuk sidang di tempat, masih berkoordinasi dengan pihak pengadilan," katanya

Editor : Ikol Moko
Released © Publik Lampung.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...