Langsung ke konten utama

Gubernur Arinal : New Normal di Kampus Harus Dilakukan Kajian Serius, Dilema PTS Dampak Covid-19


publiklampung.com(Bandar Lampung) — Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi mendengarkan aspirasi dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Provinsi Lampung terkait diizinkannya mahasiswa masuk kuliah dengan menerapkan New Normal dan penerapan protokol kesehatan, yang dilaksanakan di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Selasa (9/6/2020).

Menurut Gubernur, New Normal di kampus harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu dan didiskusikan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. “Pengkajian ini harus dilakukan benar-benar. Nanti hasil pengkajian ini, akan saya buat surat kepada Mendagri dan Mendikbud,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal menuturkan bahwa saat ini baru terkait peribadatan yang boleh dilaksanakan, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar. “Oleh karena itu, terkait pendidikan ini perlu dilakukan pengkajian,” tuturnya.

Pada bagian lain, Gubernur Arinal menuturkan bahwa dari 17 Provinsi yang efektif dalam penanggulangan dan penanganan Covid-19, Provinsi Lampung masuk ke dalam 5 besar.

Sementara itu, Rektor IIB Darmajaya Ir. Firmansyah Y Alfian, MSc, juga Ketua APTISI Wilayah II-B Lampung menjelaskan, bahwa Covid-19 berpengaruh pada berbagai sektor, termasuk pada perguruan tinggi khususnya kondisi mahasiswa.

“Saat ini kita dalam kondisi dilematis, di mana kita berupaya untuk membantu memfasilitasi agar mahasiswa dapat lanjut. Tapi disisi lain para pendidik membutuhkan pembiayaan,” ujar Firmansyah. Oleh karena itu, lanjut Firman, pihaknya menghadap Gubernur Lampung terkait hal ini.


Sementara itu, Ketua Yayasan Umitra Dr. H. Andi Surya menjelaskan bahwa Covid-19 ini memiliki dampak bagi sektor pendidikan di perguruan tinggi, di antaranya sekitar 30% mahasiswa tidak mampu melakukan pembayaran perkuliahan. Kemudian perguruan tinggi negeri menaikkan kuota penerimaan mahasiswa baru. “Untuk itu, perlu pengklasifikasian kebijakan pendidikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Liaison Officer (LO) BNPB, Marsda TNI Nazirsyah menuturkan bahwa dirinya akan menyampaikan masukan terkait perkuliahan ini kepada pusat, diantaranya perguruan tinggi telah siap menerapkan protokol kesehatan, dan jumlah mahasiswa yang mengikuti pelaksanaan perkuliahan akan dibagi menjadi 50% dari perkuliahan biasanya.

Tampak hadir mengikuti audiensi dengan Gubernur Arinal Djunaidi Rektor UBL Prof. Dr. H. Yusuf Sulfarano Barusman, MBA, Rektor UTB, Rektor Universitas Saburai, sejumlah pimpinan PTS. Lalu mendampingi Gubernur Sekdaprov Ir. Fahrizal Darminto, MA, Kepala Bappeda Ir. Fredy SM, MM.

Editor : Agustyo
Copyright © Publik Lampung.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...