Langsung ke konten utama

Mahasiswa Pecinta Alam UMITRA Adakan Bakti Sosial Kampus

publiklampung.com(Bandar Lampung), Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Universitas  Mitra Indonesia menyelenggarakan bakti sosial kampus dengan melakukan kerja bhakti membersihkan halaman dan selokan dilingkungan kampus UMITRA Indonesia, Jl. Z.A. Pagar alam no. 7 Gedung Meneng Bandar lampung, sabtu (15/02). 

Mengusung tema "Mewujudkan Universitas Mitra Indonesia yang bersih, Sehat Serta Harmonis dalam Keberagaman“ acara diawali dengan upacara  yang di buka langsung oleh Ketua Umum Mapala Umitra, Andika Darmawan.
Dalam amanahnya Andika menyampaikan rangkaian kegiatan bakti sosial seperti ini, sebagai suatu kegiatan yang positif. sehingga kegiatan bakti sosial ini menjadi agenda rutin Mapala UMITRA.


"Program ini adalah program rutin Mapala UMITRA, bertujuan mengedukasi masyarakat kampus untuk peduli betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan", tuturnya.

Setelah Kerja Bhakti, acara dilanjutkan penyerahan hasil kreasi anggota Mapala UMITRA berupa tempat sampah yang terbuat dari drum bekas kepada pihak Universitas Mitra Indonesia yang diterima secara simbolis oleh Kepala Bagian perlengkapan dan Rumah Tangga, Zailani, SE.

Yodhi Yuniarthe.,M.TI, Selaku Pembina mengatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata tridharma perguruan tinggi.
Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang mendapat antusias dari mahasiswa. Ia tidak menyangka bahwa mahasiswa  UMITRA mau diajak untuk peduli lingkungan dengan membersihkan area  kampus.

“Saya kira mahasiswa UMITRA Indonesia  yang mayoritas berasal dari perkotaan tidak mau untuk melakukan bersih-bersih di tempat yang kotor. Ternyata malah ada yang benar-benar totalitas untuk membersihkan,” ujarnya.


Dengan keterlibatan mahasiswa  Pencinta Alam  UMITRA  dalam kegiatan seperti ini, Yodhi  juga berharap bahwa mahasiswa bisa melihat lingkungan sekitar yang sejatinya tak selalu sama. Ia juga menginginkan ada kegiatan-kegiatan serupa yang bisa diselenggarakan oleh mahasiswa  UMITRA  .

 Di tempat terpisah Wakil Rektor III UMITRA Indonesia, Armen Patria.,S.Kp.,MM.,M.kes menjelaskan, kegiatan yang dilakukan oleh Mapala UMITRA sangat positif sekali. Nilai kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi dengan sesama telah ditanamkan sejak mereka masuk ke Kampus Universitas Mitra Indonesia Harapannya mahasiswa  Pecinta Alam  ini terus melakukan kegiatan-kegiatan yang postif, salah satunya dengan kegiatan bakti sosial dengan masyarakat, baik dilingkungan kampus maupun diluar lingkungan kampus, harus tetap berjalan, jelasnya.

“Kami akan selalu memberikan dukungan bagi mereka para mahasiswa yang memang memiliki tujuan yang positif dan membanggakan kampus, Insyaallah saya akan selalu mendukung dan memberikan motivasi yang positif”, pungkasnya.

Editor : Lena Permata

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...