Langsung ke konten utama

Pemkab Tubaba segera Selesaikan Pembebasan Lahan Pelebaran Jalan


 
Bupati Tubaba Umar Ahmad meninjau jalan dua jalur Kagunganratu-Tulangbawangudik
publiklampung.com(Tulang Bawang Barat) – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menyiapkan anggaran Rp9 miliar untuk pengadaan tanah fasilitas umum dan pembebasan lahan pelebaran jalan utama dari Sp. PU Murnijaya—Sp. Panaragan. Pembebasan lahan mnejadi salah satu kendala yang akan segera diselesaikan.

"Dalam APBD 2020 ada anggaran Rp9 miliar. Sebagian dananya untuk menyelesaikan beberapa titik pelebaran jalan utama yang belum terbayar," ujar Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tubaba, Abdul Sani kepada Lampost.co, Senin, 20 Januari 2020.

Dia menjelaskan tahun ini pemkab berencana melakukan pembangunan jalan dua jalur dari Sp. Siregar—Tugu Rebung, Pasar Panaraganjaya. Di sepanjang jalan tersebut terdapat beberapa titik yang belum diselesaikan pembebasannya karena masih mendapatkan penolakan dari pemilik lahan.
"Ada empat titik yang menjadi fokus penyelesaian tahun ini, sebagian besar masuk wilayah Panaraganjaya. Sedangkan yang lain sudah diselesaikan secara bertahap pada APBD sebelumnya," kata dia.

Untuk menyelesaikan hal tersebut, tim pembebasan telah melakukan pendekatan ulang dengan warga pemilik lahan, bahkan  tim appraisal juga sudah melakukan penghitungan objek yang terkena gusuran pelebaran jalan. "Untuk harga sudah ditetapkan tim independen yakni tim appraisal. Tapi, ada kendala lagi karena pemilik minta dihitung ulang karena mereka belum merestui harga yang ditetapkan sebelumnya," ujar Sani, sapaan akrab Kadis Perkimta.

Namun, secara umum, dia optimistis pembangunan jalan dua jalur tetap dapat terlaksana tahun ini karena mendapatkan dukungan masyarakat. "Kalau masalah lahan yang belum siap, nanti akan ada solusinya. Saya pastikan masalah lahan ini tidak menjadi kendala untuk mewujudkan jalan dua jalur di ibu kota kabupaten ini," ujarnya.

Selain menyelesaikan pembebasan lahan jalan utama tersebut, pemkab juga melakukan pengadaan tanah untuk fasilitas umum salah satunya di objek Kota Budaya Uluan Nughik.

Editor : Fredy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...