Langsung ke konten utama

Unforgettable Experience Lampung I Swiss-Belhotel Lampung



BANDAR LAMPUNG (publiklampung.com) - Eid al-Adha 1440 H which is also often referred to as the Sacrifice Day becomes another holiday for Muslims besides Eid. On Eid al-Adha Eid 1440 (11/08) Swiss-Belhotel Lampung employees participated in giving sacrificial meat to residents around Swiss-Belhotel Lampung.

Dodi Irawan, chairman of the Swiss-Belhotel Lampung qurban committee, said that every year Swiss-Belhotel Lampung routinely carries out this activity.

"The Swiss-Belhotel Lampung qurban committee facilitates employees who want to learn qurban. This year there are 2 cows and 20 goats sacrificed," said Dodi irawan

https://www.youtube.com/channel/UC73I40r9XTfpPxknJUqTAlQ

The cutting and distribution of Qurban meat is also done jointly by Swiss-Belhotel Lampung employees.

"Our goal in carrying out this activity is one of the forms of gratitude for the abundance of sustenance from Allah SWT, besides that it is a means to strengthen solidarity with others," he added.


https://www.youtube.com/channel/UC73I40r9XTfpPxknJUqTAlQ

Uniquely the qurban meat which was distributed to approximately 300 residents did not use plastic like the distribution of qurban meat in general, but was packaged in baskets (a place made from woven bamboo red *).

It aims to reduce the volume of plastic waste which is very difficult to decompose by nature, in contrast to the baskets which are more easily biodegradable.

Using plastic is easier to use, but if you see the impact it has on nature it is certainly very dangerous. Plastic bags need more than 20 years to be decomposed. Whereas organic waste can decompose in less than one month.

Besek dalam Event Idul Adha 1440 H - Swiss-belHotel Lampung

The General Manager of Swiss-Belhotel Lampung, Fauzi Firdaus welcomed the qurban activities of Swiss-Belhotel Lampung employees which were packaged in a unique way and became an unforgettable experience.


"Sacrificial activities of Swiss-Belhotel Lampung employees are a form of caring for others, especially to the people who live around the hotel, hopefully it will be useful," he concluded. (* / adv)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...