Langsung ke konten utama

Robogen UMITRA Melaju Ke Kontes Robot tingkat Nasional 2019

Robogen Universitas Mitra Indonesia

BANDAR LAMPUNG(publiklampung.com)-Tim Robot Seni Tari Universitas MITRA Indonesia (UMITRA Indonesia) melaju ke kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat Nasional 2019 setelah mengukir prestasi sebagai juara ke-2 yang diumumkan pada puncak acara Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KSTI) tingkat regional wilayah 1 Sumatera di Universitas Teknokrat Indonesia, Sabtu (6/4).

Tim Robogen UMITRA Indonesia melaju ke tingkat nasional bersama tim Universitas Teknokrat Indonesia dan Politeknik Negeri Batam, untuk kategori Robot Seni Tari.

Ketua tim Robogen UMITRA Indonesia, Yogi Andeswari  mengemukakan robot yang diciptakan mahasiswa fakultas Komputer UMITRA Indonesia tersebut unggul dibidang tarian.

"Robogen ini memiliki keluwesan dalam menari dan mengikuti irama musik pengiring serta ketepatan waktu sampai titik akhir yang ditentukan," kata Yogi.

Mahasiswa fakultas Komputer UMITRA Indonesia yang berhasil memboyong Robogen ke KRI tingkat nasional 2019 ini adalah Rizal Andika. S dan Galang Andika di programing, Kusnadi dan Agung Kurniawan di mekanik, Dicky Pratama dan Sandi Prayudha di elektrik, artistik Novita Handayani dan dokumentasi Zalwi Randa Ramadhan. 
Studi Club Robotik Fakultas Komputer


Lebih lanjut, Yogi mengatakan, Robogen ini sangat luwes menari mengikuti irama musik pengiring. Namun demikian, ada beberapa hal yang menjadi evaluasi Robogen, seperti belum terpasangnya sensor kompas dan gyroscope sehingga dalam lomba kemarin akurasi dan keseimbangannya kurang sempurna.

"Kelemahan ini, akan kami sempurnakan sehingga pada kontes nasional yang direncanakan pada bulan Juni nanti Robogen akan tampil sempurna," tambahnya.

Wakil rektor III bidang kemahasiswaan, alumni dan kerjasama UMITRA Indonesia, Armen Patria, S.Kp.,MM.,M.Kes menyambut baik atas prestasi yg diraih mahasiswa UMITRA Indonesia.

“Prestasi ini menunjukkan mahasiswa Umitra mampu menjawab tantangan teknologi, walaupun UMITRA Indonesia belum berusia genap 1 tahun,” Kata Armen.

Robogen akan mengikuti kontes tingkat nasional kembali pada tanggal 19-23 Juni 2019 mendatang di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Jawa Tengah.(Agus/rls)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...