Langsung ke konten utama

LDK Ad Dura UMITRA Sukses Gelar Lomba Da’i dan Kaligrafi SMA se-lampung


Lomba Dai & Kaligrafi Umitra Indonesia
BANDAR LAMPUNG(publiklampung.com) - Menyongsong Bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Ad Dura UMITRA Indonesia menggelar lomba da’i dan kaligrafi tingkat SMA/SMK/MA se-Lampung.

Lomba yang diikuti oleh puluhan siswa SMA/SMK/MA ini berlangsung di masjid Bait Al Ukhwah Kampus UMITRA Indonesia Jl. Z. A. Pagar Alam No. 7 Gd. Meneng Bandar Lampung, sabtu (13/4).

Ketua pelaksana kegiatan sekaligus mahasiswa prodi Keperawatan UMITRA Indonesia semester 4, Tomi Albar menyebutkan, ada 2 lomba yang digelar pada Islamic Parade Universitas MITRA Indonesia 2019 yakni, lomba da’i dan Kaligrafi. Peserta perlombaan ini adalah siswa SMA/SMK/MA se-provinsi Lampung.

"Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap bulan yang dinanti Umat Islam yaitu bulan Ramadhan dan ajang silaturahim untuk saling mengenalkan potensi diri dari sekolah peserta, Sekaligus ajang promosi UMITRA Indonesia kepada siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi dan menarik minat mereka untuk dapat melanjutkan ke UMITRA Indonesia," ungkap Tomi.
Penyerahan Piala


Kegiatan lomba da’i dan kaligrafi ini dibuka oleh Wakil Rektor III, Armen Patria, S.Kp.,MM.,M.Kes, dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan lomba.

“Saya menyambut baik kegiatan silaturahim siswa SMA/SMK/MA se- provinsi Lampung yang dikemas dengan lomba da’i dan kaligrafi ini, dengan ajang lomba ini kita bisa menjalin tali silaturahim antar siswa se-provinsi Lampung yang difasilitasi oleh Ad Dura UMITRA Indonesia. Kedepan diharapkan ada lomba-lomba serupa yang bisa menjadi ajang tali silaturahim seperti ini,” Kata Armen saat memberikan sambutan dan membuka acara.
Penyerahan Piala


Kriteria penilaian lomba da’i, nilai maksimal 100 poin dengan ketentuan, mukadimah, penguasaan panggung dan materi ceramah.sedangkan untuk lomba kaligrafi diambil berdasarkan seni atau kreativitas, ketuntasan, kebersihan dan kerapian.

Pemenang lomba da’i :
Juara 1, Lisa Lestari dari Ponpes Al Mujtama’ Islami Kabupaten Lampung Selatan.
Juara 2, M. Ghifari I.F Usda dari MA Hidayatullah Islamiyah Kota Bandar Lampung.
Juara 3, Intan Nia Safira dari Ponpes Al Mujtama’ Islami Kabupaten Lampung Selatan.

Pemenang lomba Kaligrafi :
Juara 1, Yanfi Anjainitasari dari Ponpes Al Mujtama’ Islami Kabupaten Lampung Selatan.
Juara 2, Putri Nur Fadilah dari SMK BLK Bandar Lampung
Juara 3, Bagas AriSaputra dari SMK BLK Bandar Lampung
Juara Terkreatif, Dyah Ayu Ramadhanti dari SMK YPIB Kotabumi, Lampung Utara.

Selain mendapatkan Tropy, Sertifikat penghargaan, para juara juga mendapatkan sertifikat beasiswa Dr. H. Andi Surya. (Agus/rls)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...