Langsung ke konten utama

English Debate, UMITRA Indonesia Targets National Level Entry

Proses Seleksi Universitas Mitra Indonesia

BANDAR LAMPUNG (publiklampung.com) - The greatness of MITRA Indonesia University (UMITRA Indonesia) students debating using English was tested in the selection of the National University Debating Championship) at UMITRA Indonesia campus, Saturday (27/4).

Chairperson of UMITRA Indonesia's NUDC activities committee, Tyas Desita Wengrum., M.Hum accompanied by the president of BEM UMITRA Indonesia Adityo Darmadi said, NUDC was a prestigious English language debate event, the participants were among the students. This event was held in stages, starting at the campus level, then at the Regional level and then at the national and international levels.

"The enthusiasm of NUDC participants at the UMITRA Indonesia campus level is extraordinary, as evidenced by dozens of participants from 4 faculties at UMITRA Indonesia taking part in registering to register as participants even until the last minute before opening there were still students registering," said Tyas.

The NUDC level at the UMITRA Indonesia Campus took place one day in the Center for Career, International Relations and Student Affairs UMITRA Indonesia, with judges Destoprani Brojonnoto., M.Pd and Adhi Nurhartanto., M.Sc.

The jury team will work hard to select NUDC participants to get 10 best people and be selected again to get 3 best talents. "The ten best, will enter the training phase for three months. We will build it for later we will get the best three people, "continued Tyas.

The three best students consisted of two 'debaters' (debaters) and an 'adjudicater' (judges).

Vice Chancellor 3 for Student Affairs and Collaboration of UMITRA Indonesia, represented by the Head of Career Center, International Relations and Student Organizations, Arie Setya Putra., S.Kom., M.T.I, when opening the event welcomed the event as a form of student regeneration.

"I welcome and support this activity. With a selection like this, it can trigger students' interest in improving their skills to be able to compete in the globalization era that demands English language skills," concluded Arie (Agus / rls)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...