Langsung ke konten utama

Mengenal Jago Sains SD Global Surya

BANDAR LAMPUNG(publiklampung.com) - Siang itu, jam dinding di kelas sudah menunjukkan pukul 15.20. Bel pulang sudah berbunyi sejak 20 menit lalu. Namun beberapa siswa dan seorang guru masih berada di ruang kelas 5 SD Global Surya. Mereka tampak asyik mengerjakan soal-soal dan sesekali  disela dengan penjelasan sang guru. Salah siswa diantaranya adalah Argahaya Anum Indrajaya. 
Arga Menerima Trophy Juara


Arga adalah peraih juara kedua Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD se-Kota Bandar Lampung yang dilaksanakan pada 14 Maret 2019 di SMPN 16 Bandar Lampung untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebagaimana ketentuan dalam OSN yang menetapkan 3 siswa dengan nilai tertinggi berhak melaju ke tingkat selanjutnya, maka Arga berhak mewakili Kota Bandar Lampung di ajang OSN Tingkat Provinsi Lampung.

Siswa yang kini duduk di kelas 5 SD Global Surya ini memang dikenal hobi dengan pelajaran IPA. Hal itu dapat dilihat dari nilai rapor yang selalu tinggi untuk mata pelajaran tersebut. Dan karena kegemarannya itu, ia pun terpilih menjadi dokter cilik di sekolahnya.

Kesukaan Arga terhadap sains dimulai dari kesukaannya membaca buku-buku sains popular. Hobi membacanya itu ia dapatkan dari ibunya yang seorang dosen di salah satu universitas negeri dan dari ayahnya yang seorang pemimpin sebuah surat kabar lokal. Dari keduanya, ia mengerti bahwa membaca adalah jendela dunia sekaligus pintu masuk ilmu pengetahuan.

Meski gemar membaca, tidak menjadikan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Adolf Ayatullah Indrajaya dan Rahma Kurni Sri Utami sebagai anak yang apatis. Arga adalah anak yang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Sebagaimana diungkapkan sang ibu saat ditemui di ruang kepala SD Global Surya, Arga sangat perhatian dengan adik-adiknya. "Anum sering masak buat adik-adiknya, dan kadang menemani adiknya belajar", tuturnya.

Di mata teman-temannya, Arga dikenal sebagai anak yang mudah diajak berteman. Sederhana dan tidak banyak tingkah. Bahkan sebagian besar sudah berteman sajak mereka di TK Global Surya.

Keberhasilan putra yang berulang tahun pada 15 Januari ini melaju ke OSN tingkat provinsi tak lepas dari kemampuan sekolah untuk mengenal dan  menggali potensi yang ada di setiap siswanya. Memberikan bimbingan kepada mereka dalam wadah inkubator olimpiade dan memfasilitasi mereka untuk mengikuti perlombaan di luar sekolah. Menjadikan mereka sebagai para juara,  sebagaimana visi SD Global Surya, Unggul Cerdas Religius Global.( **/adv)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...