Langsung ke konten utama

Lampung Tengah Punya Startup Football Solution

Image Credit : @startup_footballsolution
LAMPUNG TENGAH(publiklampung.com)-Sepakbola usia dini mungkin adalah bagian dari sepakbola yang paling disalahpahami. Sponsor, federasi, dan bahkan klub profesional lebih banyak memandangnya sebagai sebuah kewajiban daripada sebagai sebuah peluang. Tetapi pada kenyataannya, tidak ada jalan pintas untuk dapat membangun sebuah negara sepakbola yang kuat, dan itu semua harus dimulai dari sepakbola level usia dini.
"Tidak ada jalan pintas membangun kekuatan sepakbola selain dimulai dari sepakbola level usia dini."

Pernah disebut sebagai usia emas dari perkembangan sepakbola usia dini, sekarang usia sembilan atau sepuluh tahun sudah dinilai tidak cukup muda untuk memulai latihan, dan sekarang digantikan dengan usia empat dan lima tahun. Halangan terbesar untuk hal ini adalah kebanyakan orang tidak percaya bahwa anak-anak semuda itu mampu belajar mengolah bola. Mereka salah! Mengolah bola dapat dimulai dari usia yang sangat muda, yaitu dua atau tiga tahun.

Baca Juga : Lampung Tengah Dukung Training Camp Football Solution

Apa yang harus diajarkan pada anak-anak ini adalah bagaimana menarik bola dengan kedua tapak kaki mereka. Kemudian mereka bisa belajar bagaimana mengubah arah dan berhenti dan memulai dengan bola. Ini akan menanamkan mentalitas 'ini bola saya, Anda tidak bisa memilikinya!'. Pemain harus belajar mempertahankan bola dari usia muda.

Orang tua bisa berperan besar dalam memastikan anak-anak mereka mulai belajar mengolah bola yang tepat. Pemain yang sangat bagus tampak melakukan pendekatan yang alami untuk berlatih, terutama dengan keinginan mereka sendiri. Belajar mengolah bola dari usia muda, tiga atau empat tahun, akan membuat potensi mereka mulai berkembang.

Seorang Pemuda Bernama Indra Setya Nugraha, A.ma yang sangat Ulet dalam dunia Sepakbola membuat Sebuah Training Camp Bernama Football Solution yang berlokasi di Seputih Banyak Lampung Tengah. berbekal modal Seadanya ia mendirikan training Camp tersebut dengan Licensi dibawah CV.Poeblik Lampung Tech.
Training Camp Football Solution


Dukungan dari aparatur Pemerintah yaitu Lurah Seputih Banyak Bapak Soirin Menjadi Oase sendiri dalam perkembangan Anak anak muda dalam sisi Positif. Angkatan Pertama Training Camp Tersebut berhasil menjaring 75 Peserta Kelas yang akan difasilitasi Sertifikat Kelulusan Training Camp.
( Lyza/rls )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GPL Menjadi Lembaga Pendukung Dan Penggerak Pelajar di Bidang Pendidikan Dan Karakter

Bandarlampung - publiklampung.com --  Gebyar Pelajar Lampung (GPL), adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terkait penyebaran informasi dan kegiatan kepemudaan, khususnya para pelajar di Provinsi Lampung yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan para generasi muda. Gebyar Pelajar Lampung ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah untuk menambah jaringan, menjalin hubungan dan kerjasama antar pelajar, instansi dan masyarakat, Dapat berbagi informasi kepada Pelajar seputar informasi pendidikan dan guna memperluas wawasan dan pengetahuan, Melakukan pengembangan diri dan membentuk karakter Pelajar di masa depan, dan Membantu pelajar Lampung dalam bantuan biaya pendidikan. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 01 Februari 2019 yang diinisiasi oleh sebuah perkumpulan Mahasiswa Universitas Lampung yang menerima Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh suatu yayasan kepada perguruan tinggi yang ada di Indonesia.  “KSE memiliki ba...

Masjid Al Furqon, destinasi wisata Religi Kota Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Masjid Al Furqon yang terletak Jl. Diponegoro, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung menjadi salah satu obyek wisata Religi yang wajib dikunjungi saat berada di kota Tapis Berseri ini. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 ini turut menjadi saksi sejarah perkembangan pembangunan kota Bandarlampung. Salah satu pengurus masjid, Drs Adnan Nawawi mengatakan, Masjid tersebut di gerakan oleh pejabat muslim residen Lampung beserta tokoh, Ulama dan Cendikiawan tingkat provinsi sejak 1958 sampai dengan 1996.  “Kala itu, bangunan Masjid Al-Furqon di desain memiliki dua lantai, namun ketika pembangunan berlangsung Masjid Al-Furqon belum memiliki Kubah. Pembangunan pertama masjid Al-Furqon dengan luasan area gedung 20 x 25 meter atap cor tanpa kubah,” kata Adnan. Seiring berjalannya waktu pembangunan dan pengelolaan masjid Al-Furqon pada 15 April 1996 dengan Surat Nomor 456/957/06/1996. Gubernur Lampung Poedjono Pranyoto menyerahkan pembinaan ...

Dessert Box Lampung Kudapan Berkualitas Dengan Harga Terjangkau

Bandarlampung - publiklampung.com --  Kuliner di Lampung memiliki banyak ciri khas mulai dari kuliner ala Modern hingga yang ala tradisional, ciri khas tentunya dari rasa, bentuk dan keunggulan–keunggulan lainnya yang dimiliki kuliner lampung. Selain wisata yang sangat indah, lampung juga memiliki kuliner yang tidak kalah saing dari daerah daerah lain, seperti kuliner dessert Box Lampung, Rabu, (27/1). Dalam wawancaranya, Owner Dessert Box Lampung, Ririn, mengatakan bahwa, kuliner di Lampung cukup berkembang pesat, mulai dari kalangan muda hingga tua banyak sekali yang ingin mempunyai bisnis kuliner, selain itu bisnis kuliner yang unik cepat sekali banyak dicari orang di lampung, Rabu, (27/1). “Dessert Box Lampung  dimulai pada tahun 2020 lalu, Awalnya kita menjual dessert box saja yang berukuran box 500ml dengan varian chocolate & choco cheese,  Setelah berjalan 2 bulan kita menjual dessert box dengan ukuran box 500ml dan 300ml dengan varian chocolate, choco cheese, ...